Bagaimana cara membangun sikap positif dalam hidup kita?
Pertama adalah ketika menghadapi situasi apa pun, latihlah diri Anda untuk memiliki pikiran yang ”terbuka”.
Sebagai contoh, ketika musim hujan tiba, mungkin ada yang berdoa:
”Tuhan, kalau benar Engkau mengasihiku, halau banjir ini agar tidak masuk ke dalam rumahku.”
Doa semacam itu adalah doa orang yang berpikiran tertutup. Ia telah menentukan satu-satunya cara Tuhan membuktikan kasih-Nya adalah dengan menghentikan air masuk ke dalam rumahnya.
Sikap berpikir semacam ini sangat berbahaya karena Tuhan bisa saja berkata,
”Bagi-Ku, jangankan menghalau air masuk ke dalam rumahmu, membelah laut saja Aku mampu. Tetapi kali ini, Aku ingin menunjukkan kasih-Ku kepadamu dengan cara yang berbeda, yakni dengan membiarkan air itu masuk ke dalam rumahmu. Tujuannya, Aku ingin kamu belajar berenang karena Aku sudah mempersiapkan perkerjaan baru untukmu, dengan posisi dan gaji yang lebih tinggi. Semuanya jauh lebih baik daripada pekerjaanmu yang sekarang. Namun, dalam pekerjaan itu kamu harus bisa berenang, maka inilah cara-Ku untuk melatihmu berenang agar kamu dapat sukses dalam pekerjaan barumu nanti.”
Jangan menjadi orang yang kaku dan tertutup. Buka pikiran, maka Anda akan melihat begitu banyak kesempatan tersedia bagi Anda.
Kedua, jangan pula tergoda untuk terburu-buru menilai ucapan atau tindakan seseorang berdasarkan asumsi, prasangka atau kejadian masa lalu. Lebih-lebih bila Anda sedang dalam keadaan emosi negatif. Biasanya apa yang Anda katakan atau lakukan dalam keadaan emosi negatif itu salah atau tidak tepat. Karena itu, latih diri Anda untuk menjadi lebih tenang ketika menghadapi situasi apa pun.
Langkah awal untuk bisa memiliki ketenangan adalah dengan membangun hubungan yang baik dengan Tuhan melalui doa karena dasar dari sikap positif adalah hati dan pikiran yang bersih.
Salam Triangle!
Sumber : Buku "Life Success Triangle" Terbitan PT. Gramedia Pustaka Utama
|